Fragmen Terakhir

Puisi Fragmen Terakhir tentang kehidupan

Kehidupan terkadang juga membahas tentang sebuah opini, tentang hal yang baik yang mampu berubah menjadi tidak baik, tentang hal yang paling membahagiakan justru seringkali mampu menyakitkan. Setiap hal akan ada titik yang mampu berbalik.


Dan kesedihannya itu tergantung dari ukuran value hidup, sudah siapkah kita atau belum? 

 

Sudah lama rasanya saya tidak menggerakkan beberapa jari untuk menuntun mencari kehidupan imajinasi yang lebih layak. Perumpamaan-perumpamaan dramatik yang membuat saya berlonjak menyadari bahkan ide bisa saja muncul dari mana saja. Serta alasaan-alasan yang terkadang tidak masuk akal yang memaksa saya untuk terus menulis.

Lagu cinta mengalun lembut dalam winamp…

Cinta adalah satu-satunya hal dalam koridor masuk akal yang membuat saya semakin peka serta topik sederhana yang mudah diingat dan terbaca.

Cinta yang renta itu sarat akan setia. Kelak kita harus seperti hujan yang mampu bercengkrama dengan dingin, entah bagaimanapun keadaan nanti telah bisu di depan kita.

Kita sedang membahas hal sederhana di samping secangkir kopi yang sorak-sorai membicarakan kisah seorang murai.


Bukan lagi tentang kau yang pada siapa?

Atau kau yang menganggap aku apa? 

 

Dunia itu membahas akan serba-serbi, sampai usia bosan lalu berhenti. Entahlah, Sudah kodratnya seperti itu.

Mungkin.

Setahuku, doa tak mampu memanjat tangga untuk lekas sampai ke langit. Dan seandainya doa kelak mampu memanjatnya, maka tangga tak cukup panjang untuk sampai di sana. Lebih baik perbanyak doamu, supaya kelak ia menumpuk hingga suatu ketika sampai ke tangan langit.

Kembali pada titik awal yang menjadi fragmen terakhir. Aku ingin menjadi wanitamu. Wanita yang memperbanyak kata semoga.


“Semoga Tuhan, kau dan aku
 ………………….

………………………………………………………………

………………………………………………………………

 Doa-doa yang kusembunyikan, hanya untukmu…

 

 Dessy, Bekasi

 

 

 

4 thoughts on “Fragmen Terakhir”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *