Memaafkan Merupakan Bagian Cinta Paling Sederhana

Malam ini, wangi sedap malam memenuhi ruangan. Di luar sana, akan ada banyak pintu yang menemukan wajah-wajah bahagia sanak saudara di musim yang tak saling melukai.

Gema suara takbir, harum pelicin baju raya dan desis suara didih masakan bersantan yang berulang kali dihangatkan membuat kita melupakan sejenak banyak hal yang tak perlu.

Sebulan penuh kemarin, kita menyukai langkah kaki yang terburu-buru menggelar sajadah di pojok ruangan dekat pendingin ruangan rumah ibadah dan banyak doa yang dipanjatkan paling pelan.

Sebulan penuh kemarin, kita menikmati kerepotan di dapur menjelang berbuka dan suara tabuh yang menyadarkan kita dari tidur saat sahur.

Sebulan penuh kemarin, kita menyukai jalan-jalan sore yang melintasi meja panjang besar bertuliskan ta’jil gratis di depan rumah mewah para dermawan.

Sebulan penuh kemarin, kita menyukai segala hal yang membungkus banyak kebaikan yang memang sengaja disembunyikan.

Tak ada puisi hari ini, sayang…

Kata-kata seolah hanya sebagai penyempurna kebahagiaan dan cinta yang disuguhkan dari pagi hingga pagi lagi. Tak berhenti.

Saling memaafkan kesalahan di hari kemarin, merupakan bagian dari cinta paling sederhana antar sesama manusia.

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1439 H.
Minal Aidzin Walfaizin
Mohon maaf lahir dan bathin.

Leave a reply:

Your email address will not be published.

Site Footer