Category Archives: Film

Sederet Film dan Drama korea yang Harus Kamu Tonton

Buat kalian pecinta film dan drama korea, bisa melipir sebentar ke karendis.com nih untuk sekedar membaca ulasan rekomend dari boneka Annabelle buat menemani keisengan kalian yang lagi pengen santai nonton atau download manja saat weekend dan menghempaskan segala kepenatan di kantor.

Continue reading… →

Pengabdi Setan & Sanam Teri Kasam

Saya kurang baik apa coba, air keran di kamar mandi aja berkali-kali saya doain. Berdoa… biar airnya gak dingin-dingin amat. Karena males mandi tiap musim hujan adalah hak segala bangsa kan ya. Seharian mendung dari tadi, dengan udara yang hawanya kian dewasa di atas 18 tahun begini, paling enak memang bertapa di bawah selimut kamar melulu gak keluar-keluar. Sampe merangkak mau ngambil remote aja males, apalagi kalau ke kamar mandi, butuh pertimbangan matang dengan alasan yang paling tepat dan akurat.

Ya Allah, manusia macam apa saya ini.

-___-!!??

Hidup itu tanpa disadari memang perlu juga mengeluarkan unek-unek sekarung, dua karung, atau bahkan tiga karung goni biar lega. Hal paling absurd untuk nyampah di sosial media yang panjangnya dan banyaknya segaban-gaban, buat saya pribadi lebih seneng nulis di blog. Lebih sebodo amat dan lebih ke ranah semacam diary sendiri aja. Lu gak suka, ya gak usah dibaca. Jangan jadi ribet sesama manusia. Karena hidup seseorang akan selalu punya prinsip yang beda, namanya juga kita dilahirin beda-beda kepala, kalau sama… namanya kembar siam.

Mengeluarkan unek-unek gak cuma dengan nulis seabreg atau sumpah serapah gak jelas di status orang apalagi bikin perkara sendiri karena modal ketololan otak yang demen banget nyari ribut gak berfaedah dan gak jelas juntrungannya. Selain nulis, teriak-teriak buat saya pribadi juga semacam cara pelampiasan hal-hal dari beberapa emosi yang kependam dan me-refress otak, teriak atau nangis dengan cara yang baik tentunya. Semisal nonton film horor yang bikin kita jerit-jerit bermartabat, atau bahkan dengan cara nangis nonton film india yang bikin kita sesenggukan dengan rasa sedih paling drama.

-___-!!???

Hasil gambar untuk pengabdi setan 2017

Jujur, udah lama banget saya nungguin film Pengabdi Setannya Joko Anwar, sebagai pecinta film dan pengamat dunia sinematografi abal-abal, Film Hantu Jeruk Purut jauh banget kualitasnya dibandingkan film ini. Film Pengabdi Setan lebih juara. Ngeliat awal trailernya aja udah penasaran parah stadium 4. Akting dari para pemain dan anak-anaknya bener-bener ngalir, terutama ekspresi ketakutan yang ditampilkannya itu yang gak lebay. Karena saya paling benci ngeliat film horor tapi akting pemainnya ketika adegan kaget dan takutnya malah terlalu lebay kebangetan. Muka setannya gak serem-serem amat dan sound filmnya cuma kaya denger pukulan drum bertubi-tubi doank tapi ekspresinya kaya dapat undian satu milyar trus mendadak dibatalin. Sebelas dua belas dengan ekspresi lebay-lebay yang ambyar. Males banget kalau liat film model begitu.

Jika kalian intip trailernya, berawal dari bunyi lonceng dan derit tangga kayu yang keinjek, ditambah lukisan yang menggantung di ujung tangga gitu aja entah kenapa udah bikin bulu kuduk merinding. Gaung dari film horor kan gak harus hantunya keluar melulu buat ngagetin jantung-jantung manusia, tapi harus mencari cara bagaimana membuat penonton berhasil ditakutin mulai dari efek musik, pengambilan gambar dan sound yang bikin deg-degan untuk memicu kita tutup mata dan teriak paling kacrut semuka bumi. Di film ini, itu udah dapet banget. Film horor dikatakan bagus ketika orang yang selama ini jaga image dan sok paling kecakepan bisa teriak dengan muka paling jelek seumur hidupnya, buat saya pribadi, berarti film horornya — Berhasil. Ahaha. Adapun setelah ditelisik dari berbagai macam komen netizen yang sayang tangkap, beberapa komen nyinyir mengenai film ini hanya segelintir dari Upil Naruto, selebihnya banyak memberikan komen positive.

-____-!!???

Untuk selengkapnya mendingan nonton deh…

Gambar terkait

Keluar dari zona film horor, kita masuk ke film india “Sanam Teri Kasam” yang bikin nangis bombay dengan skala setaraf mecin, ajinomoto, royco sama masako dicampur aduk. Filmnya gurih banget, menyentuh hati dan sedih. Alur filmnya sukaaa banget, sedihnya dapet, romantisnya dapet, lucunya juga dapet. Saya paling jarang nonton film sebagus kaya apa juga sampe dua kali, tapi film ini sukses bikin saya pengen nonton dua kali. Pengambilan gambar sih gak terlalu keren-keren amat, tapi saya termasuk yang lebih mementingkan isi cerita dalam suatu film dibanding film udah keren parah dari segi pemain dan pengambilan gambar tapi jalan cerita datar banget kaya dada para model di majalah-majalah. Flat aja gitu. Film ini mengajarkan kita banyak hal, tentang hikmah yang bisa dipetik, bagaimana kita belajar untuk tidak melihat kepribadian seseorang dari sebuah tampilan luar namun hati seseorang, bagaimana kita belajar bahwa Do’a maupun Sumpah, jika itu datangnya dari mulut orang tua maka itu akan dikabulkan Tuhan. 

Di film ini, kita diajak untuk menjelajahi dan mendalami kehidupan seorang gadis yang bernama saru, yang telah dewasa, namun lugu, norak dan belum menikah. Polemiknya adalah ia harus menikah lebih dulu sedangkan adiknya sudah siap untuk menikah dan ayahnya tidak mengijinkan ia menikah sebelum Saru itu menikah dengan keluarga terpandang. Karena keluguan dan terlalu noraknya, banyak pria yang menolak Saru. Di sini, kita diajak melihat bagaimana perjuangan ia mencari seseorang yang dapat mencintainya dan kisah menyayat hati mengenai cinta sejati, semua diulas di sini. Selebihnya saya gak mau tulisan ini menjadi spoiler. Buat kalian yang suka dan pecinta film romantis, rugi aja sih kalau gak nonton.

Nonton film juga bagian dari sebuah me time, pun bagian dari pelintiran lifestyle jaman sekarang yang pada demen ngurusin dan gangguin hidup orang lain, dari pada hidup dibuat untuk ngurusin hal-hal gak penting, mending banting setir ke arah yang lebih baik, yang memicu bagaimana memberikan banyak manfaat untuk diri sendiri maupun orang lain. *kemudian nyalain kompor, ceplok telor, sarapan.

 

Dessyachieriny@yahoo.com

Mari Lepaskan Penat dan Mulai Berteriak di Film Hantu Jeruk Purut Reborn

“Kelilingi kuburanku 7x dan aku akan bersamamu”

Malam semakin larut, entah kenapa malam hari, kegelapan, desir angin dan tetesan hujan yang jatuh selalu saja menjadi hal paling mencekam dalam benak kepala orang-orang. Saya termasuk tipikal yang menyukai hal-hal ganjil, lalu penasaran atas kehidupan lain yang ghaib di antara alam manusia. Tidak hanya saya, kalian pun mungkin sering mendengarkan cerita-cerita perihal hantu, kisah seseorang yang menyerahkan jiwanya pada setan, kekuatan sihir hitam tentang orang-orang yang ingin memuaskan nafsu duniawi secara instan, termasuk kisah Legenda Hantu Jeruk Purut terutama diberbagai radio lokal setiap malam jumat yang ngetrend pada zamannya. Ya… sekedar seru-seruan mencari hal-hal berbau mistis bersama teman-teman ketika itu. Masa remaja adalah masa di mana kita akan melakukan hal-hal di luar nalar hanya karena bermodalkan rasa penasaran. Melalui informasi Blog Competition dari akun Anak Muda Mengajak, saya akan mengulas mengenai Legenda Hantu Jeruk Purut dan membawa kalian untuk menyelami kembali mengenang kisah yang sempat menggemparkan masyarakat saat itu.

Hasil gambar untuk hantu jeruk purut reborn

Sejarah Hantu Jeruk Purut dan Kesaksian Juru Kunci

Ketika jiwa larut dalam buai cerita, kalian akan diajak penasaran akan suatu peristiwa. Menurut selidik dan cerita yang beredar, kisah ini bermula ketika tahun 1986, seorang penjaga makam di TPU Jeruk Purut Tanah Kusir sedang berkeliling melakukan jaga malam seperti biasa, saat itu ia melihat sesosok hantu pastur tak berkepala namun menenteng kepalanya sendiri ditemani seekor anjing dengan mata merah menyala yang kerapkali mengikutinya, melintasi area pemakaman. Sapri Saputra adalah salah satu penjaga makam yang melihat hantu tak berkepala tersebut, ia adalah juru kunci atau kuncen yang dituakan di areal TPU Jeruk Purut yang luas lahannya saja mencapai 9 hektare. Lokasi yang dikenal paling seram di daerah bilangan Jakarta ini kerapkali tersiar kabar mengenai cerita-cerita hantu yang berpenghuni di sana, jika para pencari hantu ingin membuktikan kebenaran berita ini, maka disarankan untuk datang ke TPU Jeruk Purut pada malam Jumat Kliwon. Kalian bisa datang sendiri atau bersama teman berjumlah ganjil. Karena kegemparan kisahnya inilah, maka dimanfaatkan oleh rumah produksi untuk diangkat ke dalam sebuah Film Berjudul “Hantu Jeruk Purut” yang ketika itu rilis pada tanggal 30 November 2006. Disutradarai oleh Koya Pagayo, serta untuk skenario dikerjakan oleh Ery Sofid. Bahkan konon, saat proses syuting juga banyak hal ganjil yang ditemui ketika itu.

Menurut penelusuran saya dalam dunia blogging, berinteraksi aktif di sosial media, anak zaman sekarang masih banyak yang menyukai cerita hantu. Contohnya dengan sejarah awal terbentuknya tagar memetwit di kalangan anak twitter yang merupakan twit awal dari terbentuknya kisah-kisah tentang dunia memedi yang dipopulerkan oleh @si_enthon9 dan sahabatnya @anoom pada tahun 2009. Karena rasa penasaran inilah, bahkan saya sendiri sempat mempelajari ilmu kasyaf terawang yang berfungsi untuk membuka mata bathin melalui puasa, mengamalkan doa, dan ayat suci dengan niat hanya sekedar menjaga diri dan diberi kemudahan untuk merasakan, membaca, melihat segala sesuatu yang akan terjadi ataupun berada jauh di luar kemampuan indera fisik kita. Hasilnya dapat saya rasakan langsung, dengan olah rasa dan pikiran, walau pun tidak dapat saya lihat dengan mata telanjang. Saya sempat membaca tentang perbedaan ruang dimensi dan waktu melalui blog Akarasa bahwa Alam materi kita ini, terdiri oleh materi terikat massa ruang dan waktu. Kita diberikan 2 tubuh: raga dan sukma; makanya sebetulnya kita bisa berada di 2 alam. Alam manusia dan alam ruh. Sukma memungkinkan adanya penembusan dimensi. Untuk lebih jauhnya kalian juga bisa belajar memperdalami mengenai ilmu tentang mempelajari Cakra. Saya sempat membaca juga mengenai Kadar entitas pembentuk jin, yaitu nyala api. Dan bagi para ahli alchemy (penyempurnaan ilmu kimia) ada yang menyebutkan tentang eter sebagai elemen penyusun jin. Nah, Eter adalah sejenis gas yang ringan dan bisa bergerak cepat tanpa menggunakan benda penghantar. Eter bergerak dalam ruang hampa melalui lompatan energi dan kecepatan gerak molekulnya sangat cepat meski masih lebih cepat energi cahaya. Wajar sajalah jika semua yang ada di alam lain bergerak lebih cepat sehingga perbandingannya dengan di alam ini cukup kontras. Alam materi kita ini lebih lambat. Mungkin, gerak cepat makhluk astral dan tak terlihat kasat mata ini yang saya rasa membuat banyak manusia menjadi takut akan keberadaannya.

Sebagai manusia dan menurut agama yang saya anut, kita sepatutnya harus mengerti akan rukun Iman yang kerap dijelaskan dalam kitabnya, bahwa kita harus beriman kepada hal yang Ghaib, tidak hanya untuk menambah wawasan tentang alam semesta juga merasakan akan kebesaran ciptaan Tuhan. Bahwasanya, kita tidak perlu takut, sebab mereka adalah bagian dari ciptaan Tuhan yang derajatnya di bawah kita, sedangkan manusia adalah makhluk yang diciptakan dengan memiliki derajat lebih tinggi dari makhluk lainnya.

 

Hantu Jeruk Purut Lain Hantu Jeruk Purut Reborn
pict by; Tribunnews

Menyambut Kembali Film Hantu Jeruk Purut

Film-film bergenre horor, kesaksian dan kisah nyata yang diangkat ke dalam sebuah film adalah bagian dari bukti adanya perbedaan dimensi ruang dan waktu. Dalam Film Hantu Jeruk Purut yang pertama dibintangi oleh Sheila Marcia Joseph yang berperan sebagai Nadine, Film ini dimulai dengan adegan kakek penjaga makam yang melintas di area pemakaman, lalu adegan 3 anak muda yang baru saja mengadakan pesta di klub malam. Karena keingintahuan dan rasa penasaran terhadap isu mengenai hantu pastur tanpa kepala yang bergentayangan inilah. Sampai pada akhirnya menghantarkan mereka untuk mendatangi pemakaman TPU Jeruk Purut. Isu mengenai hantu yang bergentayangan di sekitar area pemakaman sampai kemudian nekat mengelilingi area pemakaman sebanyak 7 kali. Ketiga pemuda tersebut bernama Alvin, Adam, dan Icha. Mereka merasa tenang dan lega karena setelah mereka berhasil mengelilingi pemakaman sebanyak 7 kali dan tidak terjadi apa-apa dengan mereka.

Akan tetapi, perlahan beberapa keanehan mulai terjadi. Beberapa benda mulai menunjukkan pergerakannya dan membuat mereka mati secara mengenaskan. Sementara untuk alur cerita utama dimulai lewat seorang novelis perempuan yang bernama Yulia ingin akan menyelesaikan tulisannya mengenai kisah Hantu Jeruk Purut. Namun sebuah kejadian janggal menimpa sang novelis dan sempat memberi amanat kepada Airin (Angie Virgin) untuk meneruskan tulisannya mengenai Hantu Jeruk Purut.

Dipenuhi rasa penasaran mengenai tulisan Hantu Jeruk Purut dan pesan yang diberikan kepadanya, Airin mengajak Nadine (Sheila Marcia) dan Cessa (Valia Rahma) sahabatnya untuk ikut ke TPU jeruk Purut agar mendapatkan hasil serta bahan untuk menyelesaikan tulisan warisan sang novelis idolanya. Semenjak kepulangan dari mengunjungi TPU Jeruk Purut inilah, Airin mulai dihantui mimpi-mimpi buruk serta seperti ada mahluk halus yang selalu berada di sekelilingnya. Mimpi buruk Airin dihinggapi oleh sosok Laksmi (Erna) yang mengungkapkan bahwa Ia merupakan pelayan seorang Pastur pada jaman dahulu. Antara sadar dan mimpi Airin seringkali dihantui Laksmi yang meminta untuk menghentikan tulisan Airin karena bukan cerita yang sebenarnya dalam menggambarkan kisah hantu Pastur Jeruk Purut sebenarnya. Teka-teki mengenai Laksmi serta siapakah hantu Jeruk Purut sesungguhnya membuat Airin mulai diteror yang semakin lama sepertinya nyata dalam kehidupan Airin. Tidak hanya itu saja, teror sang hantu Jeruk Purut dan Laksmi juga menghinggapi teman-teman Airin.

Hasil gambar untuk hantu jeruk purut reborn

So, kini… dengan kesuksesan Film Hantu Jeruk Purut yang diraih pada eranya maka Film ini pun hadir kembali dalam Film Hantu Jeruk Purut Reborn. Film yang dibintangi dengan pemain utama yang masih sama dalam besutan film yang lalu yaitu Sheila Marcia dan Anggie Virgin. Film bergenre horor yang disutradarai Koya Pagayo atau Nayato akan bergentayangan lagi di bioskop-bioskop kesayangan di kota kalian. Jangankan menunggu siang hari, saat malam hari saja saya langsung meluncur ke Youtube untuk melihat trailernya langsung,  berawal dengan scene mengenai seorang penulis yang menceritakan kesaksiannya dalam sebuah blog pribadi, kegelisahan, pikiran yang tak terkendali dengan rasa ketakutan berlebih serta efek asap hitam dari makhluk astral yang pelan-pelan memasuki ruangan akan langsung membuat bulu kuduk kalian berdiri dengan segera. Alur cerita utamanya mengenai Ayah seorang gadis bernama Jenny meninggal dan dimakamkan di TPU Jeruk Purut. Teman-teman Jenny diteror hantu, yang entah apa sebabnya. Mereka berusaha minta tolong pada Airin yang 10 tahun lalu pernah berurusan dengan Hantu Jeruk Purut, tetapi ia menolak. Hingga kemudian korban mulai berjatuhan. Hantu yang bangkit kembali dan mereka yang dikejar kematian rupanya buah dari akibat kelancangan para remaja yang mengambil sebuah cincin, sehingga membuat sosok hantu Pastur menjadi marah dan mengejar mereka dalam kehidupan nyata.

Apa yang menyebabkan sang hantu terusik dan memutuskan untuk bangkit dari kuburnya? Di Film ini, kalian juga akan diajak melepas rindu atas akting dari sheila Marcia dan Anggie Virgin, sedangkan untuk menyatukan mereka berakting rupanya tidaklah mudah, sebab Anggie tinggal di London, Inggris dan Sheila sudah 5 tahun vakum dari dunia hiburan. Semoga dengan kehadiran film ini kerinduan kalian terbayarkan. Perbedaan dari Film yang pertama pun terlihat dari alur cerita, yang pertama mengenai tentang kehati-hatian dalam mengembangkan sebuah cerita untuk diangkat kembali dari kisah nyata ke dalam sebuah tulisan dan yang kedua alur ceritanya memberikan pesan mengenai pembelajaran akibat kelancangan remaja yang membuat mereka dihantui karena mengambil sesuatu yang bukan miliknya.

Visual efek serta sound dalam film ini sanggup membuat jantung kalian berdebar cepat, rasanya tak lengkap jika kalian hanya diam di rumah tanpa melihat langsung filmnya di bioskop bukan? Ah, tak sabar rasanya menyambut kembali kedatangan Hantu Pastur Kepala Buntung dalam film Hantu Jeruk Purut Reborn ini. Yuk, ramaikan film ini yang akan tayang serentak di seluruh bioskop mulai tanggal 14 September 2017. Selain kembalinya Angie Virgin dan Sheila Marcia, film ini juga menampilkan Brayn McKenzie, Aji Alfarent, Aulia Savira, dan bintang-bintang lainnya loh.

Hasil gambar untuk press conference hantu jeruk purut
pict by; instagram @hantujerukpurutreborn

Press konference Hantu Jeruk Purut Reborn

Sssttt.. yang tak kalah mistis adalah peristiwa ketika Press konference Hantu Jeruk Purut Reborn di TPU Jeruk Purut, ketika Digital Media Film mempersembahkan sebuah film horor baru yang akan bergentayangan di bioskop Indonesia pada bulan September ini. Keganjilan pun terjadi, salah satu orang di sana mengalami kesurupan dengan teriakan melengking  dan tingkah laku yang tak dapat dikendalikan.

Untuk mempermudah dan mengobati rasa penasaran kalian, saya sisipkan trailernya di sini–>

Produser                                                : Shanker RS

Sutradara                                               : Koya Pagayo

Penulis                                                    : Luvie Melati

Pemeran                                                 : Angie Yulia, Sheila Marcia, Brayn McKenzie, Aji Alfarent, Aulia Savira

Saksikan di bioskop pada tanggal      : 14 September 2017

Apakah kalian sudah siap berdebar dan mengasah nyali untuk menonton film ini? Jika penasaran, kalian bisa menyaksikan dan mengajak teman-teman lain teriak bareng di bioskop dan menikmati aksi pastur tanpa kepala lalu ikut merasakan sensasi mencekam membayangkan adanya kepala yang bergelinding di bawah kolong tempat tidur kalian – Malam hari.

Dan BOOOOM…. Mari kita sama-sama lepaskan penat dan mulai berteriak!!!!

 

 

Dessyachieriny@yahoo.com

*Tulisan ini diikut sertakan dalam Blog Competition Hantu Jeruk Purut Reborn yang diselenggarakan oleh DFM Picture, Official Account Hantu Jeruk Purut Reborn, dan Anak Muda Mengajak.

 

Eneng Cuma Pengen Nulis Tentang Review Film, Bang

Sudah pukul 6, petang telah datang, bisikan baik mengingatkan kita mencintai Tuhan. Sayup-sayup terdengar panggilan lewat speaker rumah ibadah. Waktu di arloji tak berdentang, namun rekaman di kepala berteriak akan janji pada Tuhan. Sudah waktunya istirahat dari secangkir kopi dan tulisan, kemudian bergegaslah mengajak jiwa ke langit bersama adzan maghrib, begitulah cara hati mengingatkan diri sendiri.

….

Petang sudah selesai dijilat malam, akan ada rasa bosan yang baru setelah mengantar sang Tuan berangkat kerja, tak ada lagi keisengan yang akan saya buat dan berulah, namun sesekali merapal doa-doa baik menyertai perjalanannya, pintu pagar kembali ditutup lebih rapat. Laptop sudah kembali dari sakit yang panjang, beberapa perbaikan dan install ulang. Tulisan kembali menyala, kata-kata mulai berjalan dan saling menemukan. Saya kembali duduk dalam hening yang dibuat-buat, sebab jeritan sempat terlontar “Mami lagi nuliiis, kecilin TV-nyaaa….”

Bantu saya menutup mata, sayang. Sebab tulisan biasanya akan datang dari arah mana saja. Kali ini satu-satunya hal yang dilakukan adalah mengecek beberapa draft cerpen yang harus saya kirim ke Bulan Bahasa UGM. Ide masih serabutan, sepertinya tulisan harus direvisi ulang.

Jika memiliki waktu yang cukup dan rasa bosan lebih panjang, saya menonton film berjam-jam. Sekitar 2-3 film mampu saya lahap dengan mata perih sebagai hukumannya. Malam ini, saya akan tuliskan beberapa film keren yang pernah saya tonton untuk kalian. Menghabiskan waktu untuk mencari rekomend film bagus adalah sebenarnya arti dari senang-senang di rumah.

Akhir-akhir ini saya lagi seneng nonton film yang banyak mikir, bukan banyak ciuman. Walau keseringannya justru kebalikannya. Semakin dewasa, apa mungkin selera semakin berubah? Atau ini hanya sekedar pilihan film karena kebanyakan makan chiki momogi di warung dan godaan beberapa pengikut diet tapi malah gagal dikarenakan ngiler liat kuah Tomyam?

Film pertama yang saya suka itu Contratiempo atau The Invisible Guest, Film ini membuat kamu mikir dari awal hingga akhir. Ada banyak kejutan-kejutan yang tak terduga di film ini. Kisah yang menceritakan upaya seorang pria kaya dalam menyelamatkan dirinya sendiri berbekal kekuasaan yang dipunyainya serta hubungan gelapnya dengan fhotografer fashion. Sengaja ah… gak mau cerita lebih banyak, intinya seru parah. Jika kamu pecinta film misteri, sudah selayaknya film ini masuk ke dalam list tontonan kamu minggu ini.

Gambar terkait

Film kedua yang saya suka itu “Who Am I” anak saya yang bungsu saking sukanya sampai nonton 2 kali. Tapi saya termasuk ke dalam paguyuban sekeren-kerennya film yang saya tonton, jarang banget mau nonton sampe 2x, buang-buang waktu, mending nyari film lain lagi, kali aja dapet film yang endingnya bisa bikin melongo kaya begini. Seminggu ini entah kenapa semua film yang saya tonton hampir semua tentang hacker.

Film Who Am I ini termasuk film lama yang telah dirilis pada tanggal 25 September 2014 (Germany). Film Who Am I ini bergenre thriller, dibintangi oleh actor ternama yaitu Elyas M’Braek, Tom Schilling, Wotan Wilke, dan masih banyak lagi. Film yang menceritakan seorang pemuda yang bernama Benjamin ( Tom Schilling ) yang sangat ahli dalam urusan komputer. Ia hampir tidak memiliki teman disekolahnya, sering dibully oleh teman – teman sekolahnya. Benjamin sendiripun sebenarnya memendam perasaan pada temannya; Hannah Herzsprung. Kemampuannya dalam komputerpun membuatnya berkenalan dengan Max ( Elyas M’Braek ) yang memiliki misi untuk meretas situ – situs yang ada di dunia, akan tetapi Max membutuhkan tenaga Benjamin untuk mempermulus misi rahasianya itu. Benjamin-pun menerima tawarannya tersebut, disana benjamin bertemu dengan 2 orang teman Max lainnya, mereka adalah Stephen dan Paul. Lalu mereka menamai diri mereka sendiri dengan sebutan CLAY yang merupan singkatan dari Clowns Laughing At You. Mereka berempat memiliki tujuan untuk meretas sistem keamanan dan membuat lelucon tentang keuangan di dunia. Akan tetapi aktivitas mereka-pun menarik perhatian dari Europol (Europe Interpol) yang dikepalai oleh Hanne Lindberg. Mereka-pun dikejar oleh para Europol terkait aksi – aksi mereka yang telah mengacaukan banyak sistem keamanan. Daaan akhirnya, jeng-jeng… Sebagai tukang nulis, yang ada di kepala terbersit “Busyeeeeet ini film, ceritanya mantep banget. Kapan ya bisa bikin cerita dengan ending yang begini???” Gitu terus mikirnya sampe kambing minta dipakein celana kalau abis pipis di rerumputan.

-___- ????

Gambar terkait

Film Berikutnya ada Boy 7, ini barusan saya tonton semalem, sendirian, lewat hape, terus ketiduran, pagi dilanjut lagi. :(( Walau pun pake drama ketiduran, tetep aja tidak mengurangi nilai-nilai keren dari film ini. Lokasi awal film ini ada di dalam gerbong kereta, dengan mengisahkan pemuda yang hilang ingatan bernama Sam. Sam tidak mengetahui pasti bagaimana dirinya bisa berada di tempat itu, dari mana ia datang dan bahkan ia tidak tahu namanya sendiri.  Sam berusaha mencari siapa dirinya dengan tulisan dalam buku kecil yang ia titipkan kepada seorang pelayan. Perlahan tapi pasti, ia mulai mengetahui bahwa hidupnya kini dalam bahaya besar. Di awal ceritanya agak bingung, kenapa judulnya bisa Boy 7? Setelah di pertengahan film, baru terkuak kenapa ia disebut sebagai Boy 7. Endingnya juga gak kalah keren dari film hacker lainnya. Tonton deh…

Hasil gambar untuk the con of artist

Kita lanjut ke Film The Cont Artist atau The Technician Film kali ini dari negara korea. Selain mamang-mamang yang main gantengnya gak bisa ditawar-tawar, alur cerita di film ini menurut istilah alaynya itu kece menawan gegap gempita paripurna di endingnya. Kampreeet banget ini film, sumpah. Film yang dibintangi oleh Kim Woo Bin ini mengisahkan tentang segerombolan geng yang mencuri dan merampok berlian, mereka memiliki keahliannya masing-masing. Adegan action, persahabatan, komedi, melebur di film ini. Endingnya akan membuat kalian kepengen makan bakwan, sate padang dan minum coca-cola 2 botol sambil bilang; “Gak nyesel ngabisin waktu buat nonton ini dari tadi sampe lupa bobo siang manja.”

Diantara kerumitan yang saya punya, hobby saya sederhana; nonton film di rumah, main game dan nulis-nulis. Berbekal wifi kenceng, beras sekarung, cinta seadanya, lauk di kulkas, dan arti kesetiaan sepanjang hayat, hidup perasaan indah aja. Semoga di surga juga ada Wifi, Amiiin. Ada beberapa film horor yang bakalan saya review nanti. Iya, nanti. Sekarang udahan dulu, capek ngetiknya. Nanti kapan-kapan saya tulis mengenai film Horor ya, sebab saya juga paling suka nonton film horor sendirian, malem-malem, takut sendiri, selimutan sendiri, denger bunyi semprot pengharum ruangan aja udah berasa kaya dipanggil setan, yang lebih parah lagi nih, efeknya abis nonton film horor sendirian di atas jam 12 malem itu, mau pipis jadi takuuuut.

Besok-besok sebelum nonton film horor, mau bayar satpam buat nemenin pipis ah, tapi ternyata masih tetep takut–Takut diomelin papi…

-____- !!!!!

 

Enjoy your life, beibeh….