Sabang Wisata Candu Bagi Jiwa Traveller Dan Surga Pariwisata Bahari Aceh

Sabang Wisata Candu Bagi Jiwa Traveller Dan Surga Pariwisata Bahari Aceh
Sabang Wisata Candu Bagi Jiwa Traveller Dan Surga Pariwisata Bahari Aceh

Candu akan ketempat-tempat pariwisata adalah klimaks sebuah kejenuhan dan magnet bagi para jiwa petualang, melirik luasnya nusantara yang membentang serta beragamnya wisata bahari seolah menjadi amunisi berharga membuka lembaran baru dalam hidup sebagai unsur pelengkap untuk mencoba kesibukan dan keasikan lain dalam menatap semesta lebih dekat, menyelami kebudayaan masyarakat ditiap daerah lebih akrab, dan menjelajah kuliner lebih banyak.

Setiap jejak selalu punya cerita, setiap daerah selalu punya sejarah yang berbeda, dan alam punya caranya untuk menitipkan kisah kepada kita. Berbaur dengan masyarakat yang menghabiskan puluhan tahun usianya di daerah yang ia sebut rumah dengan pengabdian sepanjang hidupnya di daerahnya masing-masing akan membawa kita ke dalam lorong waktu menjelajah sekian tahun kebelakang, sebagai cara ampuh traveller untuk meneliti lebih dalam dan menuang langsung cerita manis ke sebuah tulisan.

Saya mengenal budaya Aceh lebih dekat dan ingin sekali menjejakkan kaki kesana ketika berkenalan dengan salah satu wanita manis asal Banda Aceh ini, Chicy Adinda adalah kawan di sebuah akun sosial media, cicit dari Nja’ Oemar Sukanegara dan beberapa tulisan manis yang dikemas apik berbau sastra menghias beberapa blog mini dan tumblr yang ia punya. Kisah Aceh dari sebelum dan setelah tsunami, bagaimana menghilangkan trauma senyum manis anak-anak dengan mengadakan taman baca dll. Semakin bertambahnya waktu yang terus berjalan, Aceh mulai bangkit. Keindahan alamnya kembali memberikan gaungnya dan terdengar keluar negeri kembali. Apalagi Pariwisata yang disajikan di daerah serambi mekkah ini amat beragam.

Beberapa tulisan yang saya menangkan dalam Blog Competition seringkali membawa saya ketempat yang belum pernah saya kunjungi, bidikan kamera dan potret wajah-wajah dari beragam suku dan budaya berbeda, tak luput untuk digali. Memoriable berada apik pada tempatnya di sebuah instagram yang memang menjadi sosial media yang dipilih untuk mengeksplore keindahan alam Indonesia. Apalagi beberapa minggu setelah balik dari Wisata Heritage Green Industry ke Padang membawa pulang hadiah action cam yang mampu lebih mengeksplore beberapa potret keindahan semesta yang kelak akan saya kunjungi.

Tahukah kamu? Sabang yang merupakan Kota paling Barat Indonesia ini dikenal dengan Surga Bahari dan merupakan Miniaturnya Indonesia yang terdapat beragam suku yang berdampingan secara rukun dan damai. Pada umumnya, masyarakat Sabang adalah pendatang, yang terdiri dari beberapa suku dan etnis di Indonesia, antara lain suku Aceh, Batak, Jawa, dan lain-lain, ditambah etnis Cina yang banyak menetap di Sabang. Adat istiadat Aceh daratan, khususnya adat yang bersumber dari Aceh Rayeuk dan Meurohom Daya, lebih dominan di Kota Sabang,  disamping itu juga sebagai adat pemersatu semenjak dahulu kala. Kearifan lokal yang masih tetap terjaga di sana. Hari yang tepat untuk kamu ke Aceh adalah tanggal 26-30 April 2016. Kenapa? Karena ada Sabang Festival Marine sebuah Festival yang akan mempromosikan keindahan Pesona Bahari Sabang, beserta eksotisme kemewahan aquarium bawah lautnya.

 

Melirik Keindahan Kota Sabang…

 

Pulau Weh

sabang pulau weh pesona indonesia

Keindahan dan panorama Pulau Weh tak perlu lagi anda ragukan, semilir angin yang berhembus berpadu kebeningan air dan biota laut yang mampu ditangkap oleh mata telanjang adalah suguhan yang selalu dicari para wisatawan. Biru kehijauan dibias sinar matahari, eksotik pemandangan alam di Pulau Weh merupakan anugerah dari sang pencipta. Kalian akan diajak larut dan tenggelam karena panorama yang ditawarkan Pulau Weh. Pulau ini berjarak 18 mil dari Kota Banda Aceh. Ada dua pilihan transportasi lewat laut dari Banda Aceh ke Pulau Weh, yaitu dengan kapal ferry (sekira 2 jam perjalanan) dan kapal cepat (45 menit). Kapal ferry (KMP BRR) dan kapal cepat Express Bahari atau Pulo Rondo berangkat setiap hari. Khusus hari Rabu, Sabtu, dan Minggu KMP BRR melakukan perjalanan dua kali sehari.

 

Pantai Iboih

Sabang pantai iboih

Pantai Iboih tidak kalah eksotiknya, keindahan alam disana akan memancing kalian untuk menyusuri setiap sudut dari jepretan kamera. Surga firdaus kecil yang berada di kecamatan Sukakarya, Sabang. Untuk mencapai lokasi ini kita bisa menggunakan pesawat ke Banda Aceh. Dari Bandara Sultan Iskandar Muda perjalanan dilanjutkan menuju Pelabuhan Ulee Lhueu kemudian ke Pelabuhan Balohan Sabang menggunakan kapal. Setibanya di Pelabuhan Balohan langsung menuju Pantai Iboih. Di Pelabuhan Balohan tersedia penyewaan mobil atau jika ingin berhemat bisa menggunakan angkutan umum. Ada beberapa pilihan tempat menginap yang tersedia seperti the Pade Resort, Freddies Santai Sumurtiga dan Iboih Inn dll.

Untuk mengenal lebih dekat pantai Iboih sendiri, di Iboih terdapat dua pantai yaitu Pantai Teupin Layeu dan Pantai Teupin Sirkui namun para wisatawan lebih senang menyebutnya dengan Pantai Iboih. Pantai Teupin Layeu ini merupakan pantai dengan pasir putih sedangkan Pantai Teupin Sirkui merupakan pantai berkarang. Kita akan bisa sepuas hati memanjakan diri dengan diving, snorkling atau hanya duduk santai menatap sunrise, mengabadikan foto siluet dari bantuan sunset, dan menghirup segarnya udara pantai.

Aktivitas khas yang bisa dilakukan semisal berjalan-jalan keliling pulau Rubiah dengan sepeda motor sewaan atau snorkeling dalam air berwarna biru yang jernih sebening kristal. Waktu yang paling pas untuk snorkeling adalah pagi hari karena air cukup hangat dan sinar matahari juga masih bersahabat sehingga tidak menghitamkan kulit.

Selain menikmati keindahan terumbu karang kalau beruntung bisa melihat anak hiu berenang. Ya, benar perairan di sekitar Pantai Iboih dihuni anak hiu yang berenang bebas, tapi jangan khawatir pastikan saja tidak ada darah dari tubuh saat berenang karena bau darah dapat memancing hiu menjadi agresif.

 

Rubiah

pulau-rubiah

Surga taman laut di kepulauan Weh ini memiliki pesona yang cantik. Letaknya tepat di depan Iboih, sekitar 20 kilometer sebelah barat Kota Sabang. Untuk mencapai kawasan tersebut tersedia angkutan umum dari Pelabuhan Balohan. Sama seperti Sabang, tidak banyak literatur tertulis yang bisa diperoleh mengenai keberadaan pulau ini. Legenda mengenai Rubiah menyatu dengan Sabang. Pergi ke Iboih akan sangat kurang jika kita tidak mengunjungi Rubiah karena sebagian besar taman laut berada di sekitar kawasan pulau itu. Berjalan ke pulau tersebut kita akan mendapati beberapa bungalow yang pernah dihuni sejumlah pelaku perdamaian Aceh-PemerintahIndonesia. Aquarium bawah laut di pulau Rubiah adalah istana bagi biota laut, ekosistem yang masih terjaga dengan aneka terumbu karang menjadi destinasi eksotis dan keindahan luar biasa yang ditawarkan di sana.

 

Pantai Gapang

Dengan bermodal sekantung penuh waktu maka kunjungan Pantai Gapang adalah liburan sempurna untuk menikmati keindahan bahari. Pantai Gapang menjanjikan keheningan tak berbanding yang tidak didapatkan di Phuket, Langkawi, atau Penang. Pantai Penang adalah surganya bagi para fotografer dan backpackers untuk sejenak menikmati menyelam dengan kehangatan matahari dan ketenangan gelombang. Kita akan disajikan deretan pohon gapang bak serdadu yang berbaris rapih di bibir pantai, inilah mengapa asal muasal nama Pantai gapang dilahirkan.

Berlari bertelanjang kaki di pantai gapang merupakan jurnal perjalanan yang menyiratkan keindahan lain, serta mengistirahatkan kaki dan menikmati nikmat dan harumnya kepul kopi Aceh akan menjadi sensasi baru bagi para pecinta kopi.

 

Pantai Anoi Itam

Keunikan pantai dengan pasir yang berwarna hitam dan cahaya matahari yang jatuh disapu biru ombak air laut menjadi daya magis tersendiri bagi para pecinta alam. Ciri khas pasir di pantai Anoi ini mirip dengan pasir vulkanis. Kemungkinan pasir ini berasal dari gunung merapi yang masih aktif di Pulau Weh. Pasir yang mengandung nikel ini yang membuat menjadi berbeda dari pasir hitam lainnya karena kandungan berat pasir yang lebih berat 3 kali lipat. Tampak bukit hijau di sekitar pantai membuat tempat ini seakan memberikan kesan yang teduh dan damai.

Pantai Anoi Itam terletak di Desa Anoi Itam, kota Sabang – Pulau Weh.  Jika wisatawan berangkat dari kota Sabang menempuh jalur timur, akan melintasi pantai sumur tiga. Pantai sumur tiga juga tidak kalah apik keindahan alamnya.

 

Pantai Sumur Tiga

Gradasi yang menawan dari biru muda kehijauan sampai biru tua menciptakan nuansa hawai ala Sabang yang romantis, keanggunan sinar matahari, liukan pepohonan dan deburan ombak menghantarkan kita untuk meraup sebuah ketenangan dan keindahan pantai. Di pantai ini juga terdapat benteng-benteng peninggalan jepang, selain bisa berwisata dengan nuansa pantai kita juga dapat ditarik ke masa lalu untuk mengetahui beberapa sejarah yang tersimpan di daerah yang keindahannya menjadi decak kagum para wisatawan.

 

 Tugu Kilometer O

Tugu Kilometer Nol RI biasa disebut Monumen Kilometer Nol merupakan penanda geografis yang unik di Indonesia. Hal ini berkaitan dengan perannya sebagai simbol perekat Nusantara dari Sabang di Aceh sampai Merauke di Papua. Tugu ini bukan saja menjadi penanda ujung terjauh bagian barat di Indonesia tetapi juga menjadi objek wisata sejarah bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.

Lokasinya terletak di Hutan Wisata Sabang tepatnya di Desa Iboih Ujong Ba’u, Kecamatan Sukakarya. Sekira 5 km dari Pantai Iboih. Letaknya di sebelah barat kota Sabang sekira 29 kilometer atau memakan waktu 40 menit berkendara. Lokasi yang patut anda kunjungi juga di daerah sabang sebagai ladang ilmu dan ladang wisata.

 

Kuliner

Jalan-jalan rasanya tidak lengkap tanpa berburu wisata kuliner di tiap daerah. Di sabang juga banyak menyediakan kuliner khas yang patut anda coba.

Sate Gurita

Kuliner khas Sabang yang satu ini hanya terdapat di Sabang saja. Berbahan dasar dari daging gurita, tekstur sate ini sangat lembut dan semakin nikmat dengan tambahan bumbu kacang yang pas. Biasanya di sajikan dengan lontong atau nasi, seperti bumbu kacang dan bumbu Padang.

Mie Pingsun

Nikmati mie pingsun yang disajikan dengan campuran seafood, seperti Cumi-cumi, ikan, dan udang. Dapat dilengkapi dengan campuran daging dan sayuran.

Mie Sedap Sabang

Mie sedap ini selalu ramai pengunjung. Bahan mie ini dari mie biasa yang berwarna kekuningan disajikan dengan kuah bening, campuran tauge, daun bawang, dan ikan yang sudah di potong.

Mie Aceh

Terdapat dua sajian mie aceh yang bisa kita pilih apakah lebih suka kering atau berkuah. Untuk isiannya lebih beragam, apakah mau cumi, udang, daging sapi dan telur.

Negara indonesia terkenal dengan negara kepulauan, tentu ini menjadi kebanggan tersendiri bagi kita jika menjejak dan menatap sabang sebagai daerah paling Utara di wilayah Indonesia, semoga hal baik yang tumbuh dari sebuah gagasan bergerak menyerap buah dari pengetahuan kelak mengantarkan kita ke daerah Sabang. Kalau bukan anak negeri sendiri yang mengeksplore indahnya Pariwisata Bahari, siapa lagi?

Menulis juga merupakan langkah sederhana untuk menikmati kehidupan dan menukarnya dengan cerita-cerita seru yang muncul di kepala dan mengajak kalian menyelam tulisan sebentar. Sebab tulisan mempunyai ruh yang kelak mengajakmu bergerak. Ayo, Ke Sabang!

 


Dessyachieriny@yahoo.com

Twitter : @Dessyachieriny

Ig : @Dessyachieriny

 

note: Tulisan ini sedang diikutkan dalam Event Blog Competition yang diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata di Aceh, didukung oleh Kementrian Pariwisata Republik Indonesia, Badan Pengawasan Sabang dan Pemerintahan Kota Sabang.

Umroh Plus Turki Cheria Travel A Trusted Partner of Your Great Journey

“Labaik Allahumma Labaaik, labaaik Laa Syarika Laka Labaaik Inal Hamda Wan Ni’mata Laka Wal Mulka La Syarikalah….”

Rancak suara musik terdengar memecah kesunyian, seorang pria paruh baya terlihat asyik memainkan alat musik tradisional dengan irama khas di sebuah teras masjid di sekitar komplek rumah kami. Senandung ayat-ayat suci sayup terdengar melalui sound system sederhana dengan pemancar yang mengarah ke empat penjuru mata angin. Sebut saja Pak Sukirman, seorang marbot pemilik senyum yang ramah dan bahagia terpancar di wajah beliau ketika mendapatkan jatah umroh gratis dari dana yang dikumpulkan oleh warga sekitar beberapa waktu lalu. Tiupan serunai alat musik dari bambu seakan menjadi lead dalam mini orkestra malam itu.

Syahdu…..

Nada yang mengalun seolah menjadi untaian pengobat rindu kampung halaman dan bagian dari ucap syukur karena diijinkan Sang Maha untuk beribadah ke Tanah Suci, ujarnya.

Seperti yang diserukan Allah dalam Firmannya “Dan berserulah kepada manusia untuk mengerjakan haji, niscaya mereka akan datang kepadamu dengan berjalan kaki,dan mengendarai unta yang kurus yang datang dari segenap penjuru yang jauh.” (Surat Al hajj :27)

Berkunjung ke tanah suci bukan hanya idaman Pak Sukirman saja, hampir seluruh umat muslim, memimpikan untuk melihat Ka’bah dan Masjidil haram dari dekat, termasuk saya dan keluarga. Kabar baik selalu menjadi stimulus pendorong untuk mengimplementasikan keinginan dan harapan agar mudah terwujud. Seiring berkembangnya dunia digital dan bisnis travel yang menjamur, pencarian saya dalam menjelajah di dunia maya untuk melihat penawaran dan mencari agen travel terbaik pun terhenti di Cheria Travel. Rupanya CheriaTravel tersedia Paket Umroh Plus Wisata ke Turki. Kita dapat beribadah haji atau pun umroh dengan aman dan nyaman sekaligus berkesempatan berlibur. Mengakomodir keinginan para konsumen dengan memberikan fasilitas yang memadai, memiliki manajemen waktu yang teratur, testimoni para pelanggan yang positive menunjukkan bahwa pelayanan yang ramah, bersahabat, dan bertanggung jawab, serta mampu melayani perjalanan konsumen dengan penuh kenyamanan dan keamanan.

Sepak terjang dari Cheria Travel sendiri tidak perlu diragukan lagi. Cheria Travel didirikan pada tahun 2012 yang merupakan bagian dari Cheria Media yang bergerak dalam dunia travelling. Pendirinya adalah sepasang suami istri yang bernama Ibu Farida dan bapak Cheriatna. Mereka sempat bekerja di salah satu agency travel yang terkemuka hingga memutuskan untuk membuka bisnis travel sendiri, hingga sekarang dengan waktu singkat cabangnya telah merambah ke beberapa kota.

Kenapa pencarian saya berhenti di Cheria Travel?

Memilih Agen yang tepat. 
Memilih Agen Travel terbaik dan terpecaya itu penting. Kenapa? agar resiko penipuan bisa diminimalisir.

Mencari informasi yang lengkap, alamat travel yang jelas, berpengalaman, meneliti harga yang ditawarkan, dan memiliki ijin depag setempat.

Menilik harga terlalu murah yang ditawarkan oleh Agen Travel diluar penalaran secara logis juga harus jadi perhatian dan kehati-hatian bagi kita untuk tidak terjerumus pada Agen Travel Palsu. Namun Cheria Travel mampu memberikan paket Tour yang hemat namun berkualitas.

Cheria Travel menduduki first rank di mesin pencari google dan yahoo. Banyak sekali yang mengulas tentang Cheria Travel baik berbentuk pengalaman perjalanan maupun promosinya.

Cheria Travel sudah melebarkan pengalamannya dalam bisnis travel seperti yang dikutip di media online Blog Detik–>

Menurut Cheriatna selaku Founder Cheria Travel, pemerintah Turki juga terus mendukung kerjasama yang ada dengan memberikan banyak kemudahan bagi turis asal Indonesia. Seperti dalam hal penerbangan dan visa.

“Rencananya akan ada pesawat langsung Jakarta-Istanbul. Orang Indonesia masuk ke sana tanpa harus ribet ngurus visa. Ada visa on arrival USD 25,” tuturnya.

Dengan adanya dukungan dari pemerintah, Cheriatna pun memilih Turki sebagai salah satu destinasi utama paket wisata halal dari operator tur miliknya. Selama mengikuti tur wisata halal tersebut, turis Indonesia bisa mendatangi berbagai destinasi yang berkaitan dengan sejarah Islam. Tempat ibadah dan makanan halal pun akan disediakan bagi peserta tur.

“Di Turki tak hanya bisa belajar sejarah tapi juga berpetualang. Yang beda di Cheria itu bisa memilih hampir seluruh kota di Turki. Paket lengkap hemat 7-8 hari. Makanan disediakan yang halal, khas Turki, namun tetap satu selera dengan Indonesia,” jelas General Manager Cheria Wisata Desita Marseilha.

Testimoni…
Saya pun sempat mengintip beberapa testimoni dari para jamaah melalui youtube agar segala yang saya tulis setidaknya dapat mampu dipertanggung jawabkan setelahnya.

Testimoni dari Bapak Saiful dari Bintaro (Tangerang Selatan) yang merasa puas akan kehadiran Cheria Travel yang sangat membantu proses perjalanan umroh dari pengurusan passport dan visa dalam kurun waktu yang singkat.

Testimoni dari Bapak Syahril (Manado) juga tak kalah menarik dan sangat antusias atas pelayanan dari Cheria Travel dengan pembimbingan yang baik dari awal perjalanan sampai akhir perjalanan, semoga CheriaTravel dapat maju terus dalam membimbing para jamaah-jamaah khususnya bagi masyarakat sulawesi utara, ujar pak syahril menutup komentar beliau.

Mengintip Liputan dan keasikan dalam perjalanan Paket Tour Umroh plus Turki di Cheria Travel.

Paket yang menggugah dan paling menarik bagi saya di Cheria Travel adalah Paket Umroh Plus Wisata ke Turki. Sebab Turki selain kaya akan wisata yang dapat kita kunjungi juga terkenal kaya akan kulinernya seperti kebab, dolma, kumpir, mide, panti, kofte, dondurma dll.

 

Kelebihan yang ditawarkan Cheria Travel

Banyak sekali paket tour yang disediakan di CheriaTravel, melirik sedikit ke dalam transportasi yang digunakan, Cheria Travel sendiri berangkat setiap bulan dengan menggunakan maskapai penerbangan Turkish Airline dan Saudi Arabia Airline dengan harga biaya murah dan terjangkau.

Yang tidak kalah penting adalah Cheria Travel telah memiliki ijin yang telah dikeluarkan oleh pemerintah:

1.) Ijin Biro Perjalanan Wisata/SIUP:365/2012

2.) Ijin Umroh Depag RI No: D/816-2012

3.) Ijin Ibadah haji Khusus Depag RI No D/355

Sehingga Cheria Travel mampu memberikan kenyamanan, keamanan, dan memberikan layanan yang terbaik.

 

Paket Umroh Plus Turki di dalamnya terdapat beberapa versi paket umroh yang bisa kalian pilih:

  1. Paket Umroh plus turki 9 Hari
  2. Paket Umroh plus turki 12 Hari
  3. Paket Umroh plus turki 16 Hari

Jangan perlu kuatir, diluar program umroh plus turki diatas, jamaah juga bisa memilih paket yang lain.

Keindahan panorama Turki negeri di dua benua ini sangatlah tersohor, melonjaknya wisatawan ke negara Turki makin marak akhir-akhir ini, apalagi dengan booming drama turki ke ranah televisi. Cerminan khas negara Turki yang islami serta melekatnya nama Konstatinopel kala itu mengantarkan Turki pada Kejayaan Islam. Turki adalah tempat berlibur yang patut anda kunjungi sebagai simbol sejarah, dengan acap kali orang-orang menyebutnya pernak-pernik negara seribu kubah dan negeri Timur Tengah.

Tempat sejarah menarik di Turki yang patut dikunjungi dan masuk kedalam destinasi Wisata Paket Umroh Plus Turki 2016 di Cheria Travel meliputi:

Istanbul

Kota indah yang terletak di dua benua antara Benua Eropa dan Benua Asia ini bahkan pernah menjadi ibukota negara Turki. Kota yang dipisahkan oleh selat Bosphorus, jalur air 31 km panjang yang menghubungkan laut Hitam dan Laut Marmara sehingga membentuk perbatasan alami antara dua benua. Banyak wisatawan yang memilih mengunjungi sisi Eropa dari Istanbul karena signifikansi nilai-nilai historisnya.

Di kota istanbul sendiri saat musim semi antara bulan Maret dan April kita dapat melihat keindahan bunga tulip dari dekat di acara festival Tulip. Kebetulan saya pun pecinta bunga Tulip dan bunga Lily. Event Festival seperti ini akan menjadi daya tarik dan nilai lebih bagi saya. Dilihat dari sisi historisnya kalian pun akan diajak melihat selat Bosphorus menggunakan kapal cruise private. Menarik kan?

Bursa

Bursa merupakan kota terbesar ke 4 di Turki setelah Istanbul, Ankara, dan Izmir. Bursa terletak di turki bagian barat. Banyak tempat-tempat bersejarah yang bisa dikunjungi disana. Seperti mesjid-mesjid yang menjadi tujuan wisata, seperti Ulu Cami yang merupakan mesjid terbesar di Turky, Green Mosque, Emir Sultan Ildirim Bayezit Cami, dan Orhan Cami. Disana juga terdapat lima museum yang menyimpan banyak sekali peninggalan-peninggalan sejarah seperti Archaelog Museum  yang menyimpan sejarah alam, Bursa Museum of Turkish and Islamic Art yang menyimpan banyak kesenian, Attaturk Museum, Bursa Cit Museum, dan Uluuma Museum of Otkoman Folk Costumes and Jewelry. Selain itu, juga terdapat bangunan arsitekture dan bangunan sejarah seperti Bursa Town Hall, Hunkar Kosku. Selanjutnya Iznik dan Muradie Complex yang merupakan reruntuhan kuno yang bersejarah. Yang sangat terkenal dan menjadikan bursa tujuan wisata saat spring dan winter adalah Mt Olympus, yaitu gunungan salju untuk para penikmat olahraga skyting. Kebayang kan, hasil fotonya kaya apa jika jejak kaki kita menapak di sana?

Izmir

Kota terbesar ketiga di Turki ini dikenal sebagai penghasil kapas dan tembakau. Di Izmir kita dapat mengunjungi Pigeon Fortress (Benteng Merpati) di pesisir pantai Izmir. Benteng ini merupakan bangunan terpenting karena menjadi tempat berlabuh kapal-kapal luar negeri yang hendak berdagang di Izmir.  Konon, pulau ini banyak disinggahi merpati yang bermigrasi. Karena itu, pulau ini pertama kali bernama Birds Island. Lambat laun, mereka mengubahnya menjadi Pigeon Island. Pulau merpati kini menjadi salah satu objek wisata favorit di Turki, khususnya Izmir. Disana terdapat Agora Smirna yang sudah ada sejak jaman dahulu yang dibangun oleh Alexander yang agung. Namun, kini hanya reruntuhan yang bisa pengunjung lihat. Sisa reruntuhan tersebut tetap memberikan sejarah yang kental dengan mengekspolari keunikan arsitektur Turki. Pesona alam yang magis.

Kusadasi

Kusadasi, salah satu kota tujuan wisata bahkan untuk warga Turki nya sendiri, karena terletak di pinggir pantai dengan latar belakang pegunungan. Di Kusadasi terdapat Ephesus Museum yang merupakan salah satu dari 7 keajaiban kuno dan di sini kita akan melihat perpustakaan kuno yang bernama Library of Celcius. Di sini juga anda akan melihat peninggalan-peninggalan berupa bangunan dengan ukiran dewa-dewi Yunani kuno, seperti Dewi Nike (yang sekarang dijadikan sebagai merk sepatu), dewi Medusa yang dilukiskan sebagai dewi berambut ular, melihat sebuah coliseum atau stadium tua berkapasitas 25.000 orang. Saya jadi ingat film Animasi Saint sheiya yang dominan akan cerita dewi-dewi dan bangunan tua.

Pamukkale

Kota ini berisi air panas dan travertine, mineral karbonat yang ditinggalkan oleh air yang mengalir. Ini terletak di wilayah Turki Aegea dalam, di lembah Sungai Menderes, yang memiliki iklim sedang untuk sebagian tahun. Grrr..

Konya

Di Konya sendiri kita dapat berkunjung ke Melvana Museum. Tempat-tempat yang asik dan beredukasi jika sampai kesana ya.

Cappadocia

Tempat yang paling banyak diminati banyak orang ini adalah termasuk list lokasi impian saya sejak lama, terinspirasi dari film animasi Tangled dengan lampion-lampion di udara, namun di cappadocia sendiri terdapat balon-balon udara dengan pemandangan yang menakjubkan bahkan keindahan cappadocia menjadi picture themes favorite pilihan di handphone.

Ankara

Kota metropolis modern Eropa yang penuh dengan kenangan sejarahnya yang beragam. Kastil tua dan reruntuhan bangunan bangsa Het, Frigia, Helenistik, Romawi, Bizantium, dan peradaban Ottoman terlihat di sekitarnya. Saat perjalanan pulang ke Istanbul Cheria Travel akan membawa kalian untuk mampir sebentar ke sini.

Bolu

Kota ini adalah kota yang dipilih sebagai tempat singgah untuk menginap, namun kalian dapat melihat keindahannya melalui jendela hotel dan pemandangan selama di bus.


Keseruan Dalam Perjalanan

Untuk itinerary umroh Turki selama 16 hari di Cheria Travel, titik point berada di bandara soetta. Lalu melanjutkan ke Istanbul dengan penerbangan Turkies Airlines, tiba di Istanbul kita melanjutkan lagi ke madinah, Arab. Disana kita akan dipandu untuk berziarah dan mengunjungi masjid serta berwisata religi (Mengunjungi Masjid Quba, Masjid Qiblatain, Jabal Uhud dan berwisata di perkebunan Kurma) lalu selebihnya kita akan memperbanyak beribadah. Hari ke 5 kita mulai berangkat menuju Mekkah via darat (melaksanakan sunnah-sunnah Ihram, mandi ihram, memakai wewangian, dll) dengan berpakaian ihram untuk melaksanakan umrah (Miqat di Bir Ali). Prosesi Ibadah umrah, Miqat, Tawaf, Sa’I, dan Tahallul. Kemudian diisi kembali dengan memperbanyak beribadah. Dan menunaikan umroh dengan khusuk untuk mengejar Ridho-Nya. Setelahnya aktifitas mulai mencair dan dikemas secara bebas, jamaah bisa memperbanyak amalan di Masjidil Haram atau berjalan-jalan di sekitar kota Makkah. Pada hari ke sembilan, perjalanan dilanjutkan dari Makkah menuju Istanbul melalui Jeddah. Sampai di Istanbul akan diantar ke kota Bursa menggunakan kapal Ferry melalui laut Marmara. Kemudian dinner, setelah itu menuju hotel Sheraton Bursa, yang merupakan hotel sekelas bintang lima. Esoknya dari Kota Bursa kita akan mengunjungi ulucami Grand Mosque, itinerary selanjutanya mengikuti serangkaian wisata keindahan pesona Turki yang ditawarkan di Cheria Travel.

Kekhusyukan dalam beribadah berpadu dengan goresan aura alam Turki yang cantik dalam benak kita sebagai jalur rasa syukur atas nikmat Tuhan menciptakan alam dengan begitu indah dan megah, tentunya menjadi sensasi pengalaman wisata dengan menggunakan Cheria Travel memberikan kesan yang tak terkira dan menakjubkan. Fenomena dan daya tarik yang ditawarkan ditiap tempat destinasi yang akan dikunjungi bersama Cheria Travel “A trusted Partner of your Journey” tentu menjadi moment yang patut untuk dikenang dalam ingatan maupun diabadikan dalam jepretan kamera, membidik momen langka di tempat yang begitu sempurna akan menjadi memoriable tersendiri untuk diingat.

Semoga mimpi-mimpi dan harapan baik akan menjadi salah satu pukulan Home Run dalam meraih impian dan rangkai jejak langkah kita berikutnya bersama Cheria Travel.
Untuk kamu yang juga baik, langkahkan kaki dan raihlah mimpi setinggi-tingginya. Sebab Tuhan yang kuasa selalu punya cara yang terkadang tak biasa untuk memberikan kesempatannya.

 

 

Regard

Dessy Achieriny

Dessyachieriny@yahoo.com

Twitter: @dessyachieriny

Instagram : @dessyachieriny

Mengintip Konsep Bisnis Hijau Dengan Lebih Kreatif

923414_1065612693462197_2482984618891480788_n

Meracik kehidupan untuk lebih berbenah diri agar kalimat Together We Build A Better Future” mampu kita senandungkan dengan cara dan langkah kaki yang lebih bersinergi. Kehidupan punya andil menyapa kita dengan banyak cerita, ketika kita memiliki segudang aksi. Ikut berperan serta dalam Wisata Heritage Green Industry bersama PT Semen Padang dan Komunitas Wegi ke Ranah Minang dan menginjakkan kaki di Tanah Minangkabau, memiliki memoriable dan kebahagaiaan tersendiri sebelum hingga setelahnya. Kebersamaan, persahabatan, pengalaman, ketulusan, menjadi gong dalam diri yang kian menarik ulur ingatan singkat perjalanan kemarin.

Kekaguman dan kepedulian dari para penggiat sosial media, blogger, reporter, dan fhotografer dalam mewartakan hasil review yang mereka kumpulkan serta mengeksplorasi keindahan alam yang kami singgahi terlukis di wajah-wajah nan ceria. Kedua bola mata pun ikut memainkan perannya untuk mengamati. Dalam rangka 106 tahun PT Semen Padang, terus berupaya membangun persepsi brand kualitas terbaik serta berkomitmen ramah lingkungan dan menerapkan konsep bisnis hijau berkelanjutan pantas diapresiasi.

wegi

Sebuah cerita bermula pada kamis, 17 maret 2016. Hujan gerimis di luar tak menyurutkan langkah kaki saya untuk menghimpun segudang edukasi mengenai green industry. Berbincang bersama di lobby hotel Ibis – Bandara Soetta dengan mas Novy perwakilan dari Semen Gresik dan Komunitas Wegi membuat waktu seolah berjalan cepat. Pembahasan blogger dan wacana peduli lingkungan kini tak hanya sekedar wacana. Kami generasi hijau selalu punya langkah untuk bergerak lebih maju menjadi baik. Demi hijaunya bangsa, demi melihat segarnya dunia. Kamar 507 – Ibis hotel ditemani mba Serly (Sekper dari Semen Gresik) teman sekamar yang ceria menjadi saksi awal, dimana langkah kaki kecil hendak menghantarkan menuju Padang. Pukul 04.00 wib blogger dan komunitas wegi mulai bergerak menuju bandara Soetta, dengan tujuan Jakarta – Minangkabau menggunakan pesawat Garuda. Sesampainya di bandara Minangkabau kami disambut hangat oleh Tim dari PT. Semen Padang (Uni kaka, Uda Arya, Uda Andhika dll) segera lantas menuju ruang ganti dengan kostum merah berlogo PT Semen Padang. Sebab merah berarti: Berani, bersemangat, berkarya, berjuang.

Para blogger, pejantan dan srikandi generasi hijau akan menjalani serangkaian aktifitas perjalanan, pemberhentian pertama, sarapan pagi di rumah makan Ajo Puncak Kiambang, yang berada di jalan Raya Padang Bukit Tinggi KM 44. Menu pilihan saya jatuh ke Nasi Soto kriuk Padang dan Es Kelapa Muda. Sebagai pecinta kuliner dan hobby masak, untuk rasa soto yang ditawarkan bagi saya termasuk ke dalam kategori standard. Rasa gurih dari kuah soto tanpa santan dan kriuk dari daging empal dan paru yang digoreng membuat cita rasa tersendiri yang memang belum pernah saya cicipi.

Nasi Kapau

Sarapan selesai, kami pun berlanjut melakukan trip selanjutnya dengan tujuan destinasi Jam Gadang. Setelah puas menghabiskan memori dengan mengabadikan jejak dalam rangkaian jepretan kamera, saya pun mengelilingi pasar oleh-oleh terdekat, membeli magnet kulkas, beberapa sendal, dengan ikon dan hiasan Rumah Minang. Sampailah di waktu yang dinanti yaitu Makan Siang bersama, di Los Lambuang – Nasi Kapau Ni Er Bukit Tinggi yang berada di Pasar Lereang  “Nasi Kapau uni, jo gulai tambusu! Tambuah ciek, labiehkan kuahnyo” seru para pelanggan yang berdatangan ke warung Ni Er.

Panci-panci besar berisikan sambal, lauk-pauk, gulai cubadak, gulai tunjang, gulai babek, gulai cincang, gulai tambusu, ikan bakar, ayam bakar, sayur rebung, sambal lado ijau dan dendeng merupakan varian menu yang dapat kalian pilih jika berkunjung kesana. Keramah-tamahan dan senyum manis Ni Er melayani pengunjung secara sigap mengelap piring dan beraksi dengan sendok gulai bertangkai panjang berkepalakan tempurung diikuti gerakan seirama mengaduk sambal dan gulai yang tersedia di panci-panci besar tersebut. Dentingan suara pengamen dan senandung tembang-tembang minang beradu dengan dentingan piring para pelanggan, memperlengkap kehangatan suasana yang terjalin selama makan siang di Los Lambuang. Ciri khas nasi kapau ini terletak pada singkong dengan potongan kotak dadu yang dimasak kering nan garing dengan rasa bumbu rendangnya. Ah, nikmat.

wegi9

Siap-siap destinasi selanjutnya, yaitu Lobang Jepang dan Ngarai Sihanok. Mendengar sejarah terbentuk dan peristiwa yang terjadi oleh Tour Guide tentang lobang jepang kala itu membuat saya berdecak kagum. Keindahan alam Ngarai Sihanok pun tak luput dari incaran lensa kamera. Hujan mulai turun, ada beberapa destinasi yang gagal kami kunjungi seperti Great Wall dikarenakan keterbatasan waktu dan kemacetan yang terjadi karena bersamaan dengan hari balai atau hari pasar, saya sempat melihat sekilas rumah puisi Taufik Ismail, rumah budaya Fadli Zone, dan dibelakang rumah puisi Taufik Ismail terdapat gunung Singgalang sedangkan di sebelah kanan terdapat Gunung Marapi. Tujuan kami berikut mengunjungi Rumah Gadang di Tanah Datar, menurut Uni kaka daerah padang panjang seperti serambi mekkahnya Aceh, karena sangat kental dengan nuansa muslimnya.

Di padang terkenal dengan yoghurt yang terbuat dari susu kerbau bernama Dadiah. Tak terasa, sampailah kita ke Istano Basa Pagaruyung yang terletak di Kota Batu Sangkar, kecamatan Tanjung Emas, kabupaten Tanah Datar Sumatera Barat. Kontribusi PT Semen Padang untuk pembangunan budaya di Istano Basa Pagaruyung sangatlah besar. Istana Silindang Bulan adalah istana sebenarnya, Pagaruyung hanyalah istana replika yang dibuat lebih besar. Saya sempat merasakan memakai pakaian minang, seolah dejavu menjadi bagian dari Putri Minang kala itu. Keseruan dan aktifitas yang dikemas secara apik dengan tim yang handal membuat serangkaian aktifitas sangat berkesan dan mencair.

Tanggal 18 Maret 2016 malam, kami meluncur ke Restoran Pangek Ikan Sasau, yang berhadapan langsung dengan Danau Singkarak. Danau Singkarak termasuk danau ke 2 terbesar di Sumatera, luas danau singkarak 106,8 km berbatasan langsung antara Tanah Datar dan kabupaten Solok. Setelah makan malam, kita langsung ke penginapan di Mess PT Semen Padang. Badan yang mulai terasa lelah terbayar dengan pengalaman dan edukasi yang didapatkan seharian.

Pagi di mess Indarung…

1796440_1065613720128761_9023056980923064834_n

Matahari mulai mengintip dan malu-malu menampakkan wajahnya. Sepanjang mata memandang terhampar luas padang golf nan hijau milik PT Semen Padang. Terlihat bersih dan bebas sampah. Jembatan yang menggantung diantara sungai yang mengalir di bawahnya menjadi objek utama kamera saya pagi ini, alas jembatan memakai ban bekas rupanya, cara kreatif mengaplikasikan Green Industry untuk ikut mencanangkan program 5R (Reduce, Reuse, Replace, Recycle, Replant) Awalnya padang golf ini adalah bukit tanah liat, karena sudah habis dikeruk sebagai bahan baku semen maka dijadikan lahan bermanfaat dan menjadi lahan golf dan Taman Reklamasi. Catatan dalam program upaya mengacu mencintai lingkungan.

Keriuhan dan keramaian mulai ditemui kembali ketika rombongan blogger dari luar pulau Sumatera berada di lokasi Wisma Indarung untuk sarapan, kami bertemu dengan para blogger lain dari lingkup Sumatera Barat. Perkenalan, sapa, dan bertukar sosial media dan website mulai terasa kembali. Menu ketupat Sayur Pakis dan kepul secangkir kopi menjadi pelengkap pagi yang saya pilih untuk energi awal menuju ke area Stadion Agus Salim, saya sempat mengabadikan gambar, bagaimana awan di langit Stadion ikut serta memeriahkan Ulang Tahun PT Semen Padang ke 106 tahun dengan menampakkan dirinya melalui bentuk bulu angsa terbentang di langit. Seolah ikut merayakan dan memberikan tanda bahwa PT Semen Padang kejayaannya selalu dapat terbang ringan setinggi langit.

wegi20

Dari Stadion Agus Salim kami berlalu, bus mulai melewati Museum Bank Indonesia, disusul menuju UKM Batik Tanah Liek dan Workshop UKM Batik Tanah Liek  yang merupakan mitra binaan dari PT Semen Padang. Antusiasme para peserta untuk segera menjadi bagian dalam mempelajari bagaimana cara membatik menggunakan tekhnik cetak maupun tekhnik tradisional dengan menggunakan lilin (malam) dan canting sebagai alat pembentuk motif diatas kain mori (biasanya dari sutra atau katun) Sedangkan untuk tekhnik pewarnaan sendiri batik Tanah Liek menggunakan pewarna alami dari Kulit rambutan, kulit jengkol, gambir, kulit manggis dan tanah liek (tanah liat). Puas berkeliling di UKM Batik Tanah Liek, saya beristirahat sebentar untuk mencicil tulisan di blog mini, lalu tak selang lama kami pun bergegas ke PLTA Rasak Bungo dan melihat Proses Blasting tambang PT Semen Padang, Karang Putih – Kilangan dengan jaket, helm pengaman yang disediakan oleh PT. Semen Padang merupakan safety yang diutamakan di lapangan menjadi prioritas bagi diri pribadi terlebih dahulu.

Beruntung sekali saya menjadi salah satu peserta yang melihat detik-detik proses blasting batu kapur diledakkan, rupanya tidak segarang ledakan di Film Action James Bond, namanya juga Green Industry. Blasting PT Semen Padang ini wajib dilakukan pada siang hari, yang berlokasi di bukit Karang Putih kecamatan Kilangan. Setelah proses Blasting selesai, kami diijinkan untuk session foto di ban-ban dengan ukuran berkali-kali lipat dari tubuh saya. Lalu kembali ke Wisma Indarung untuk mencermati presentasi Compro PT Semen Padang dan diskusi tanya jawab dari para Blogger mengenai kilas balik PT Semen Padang dan Langkah ke depan dalam menggaungkan Green Industry agar tetap memiliki visi “How to be a great corporate” sehingga perseroan tetap berada dalam posisi excellent performance.

Usai makan siang kami melanjutkan trip ke Pabrik Indarung 1 yang dibangun pada tahun 1910, pabrik yang hanya bukan tertua di Indonesia tapi juga di Asia Tenggara. Dengan historis inilah menjadi value sehingga membangun SDM-SDM yang lebih punya keahlian. Untuk menjadi perusahaan berkelas internasional, perusahaan dan seluruh kekuatan pendukung perusahaan harus berpikir ke arah yang sama. Budaya perusahaan mengarah ke arah internasional harus terus menerus dipupuk. Semen Indonesia Group, Gabungan dari sejumlah karakteristik dan budaya dari perusahaan yang terkonsolidasi (Semen Padang, Semen Gresik, Semen Tonasa, Thang Long) dengan begitu mampu menyelaraskan kultur lama yang telah melekat menuju kultur baru. Setelah berkunjung dari pabrik indarung 1 yang ketika di tarik isu bahwa Pabrik yang didirikan di tahun 1910 ini sudah dilirik oleh cineas Belanda untuk dijadikan bahan pertimbangan sebagai lokasi syuting film James Bond terbaru, merasakan bagaimana mengenakan pakaian Noni Belanda dan berfoto di spot-spot yang memang pas untuk diabadikan, lalu kami pun mulai beranjak ke Taman reklamasi untuk mencoba bermain golf, dan kembali ke Wisma Indarung untuk makan malam, acara bincang santai dan menunggu pengumuman pemenang live tweet terbaik. Bahagia sekali ketika saya dinobatkan menjadi juara ke 2 live tweet walau pun sinyal handphone saya tidak berfungsi disana, senjata perang seorang blogger adalah gadget dan sinyal. Dengan memanfaatkan wifi mess indarung dan wifi teman blogger yang berbaik hati walau pun dengan waktu yang terbatas, rupanya saya masih diperkenankan meraih juara juga. Happy.

wegi19

Usai balik dari padang langkah kaki para laskar generasi hijau tak sampai di sana, Minggu pagi tanggal 20 Maret blogger dan komunitas wegi melakukan aksi di bundaran HI – CFD dengan bertemakan  Trash Free Day, sebagai upaya peduli lingkungan dengan mengumpulkan sampah dan kaleng-kaleng bekas untuk dijadikan sebagai kerajinan tangan dan mengirimnya ke perusahaan penghasil produk tersebut. Untuk review selanjutnya mengenai komunitas wegi dan Trash Free Day akan saya tuliskan selengkapnya pada tulisan berikutnya.

Serangkaian acara kemarin membuka mata saya bahwa dibalik perusahaan yang hebat, dibelakangnya terdapat SDM-SDM handal, profesional yang mendongkrak dan menjadi bagian dari simultan untuk menumbuhkan budaya inovasi menjadi perseroan sebagai “Center of research and engineering” akan berguna untuk tiga hal yakni pengembangan kemampuan tekhnologinya di industri semen seperti kesuksesan WHRPG yang menjadi Role model di Indonesia, pengelolaan pabrik semen yang modern dan mandiri serta pengembangan bisnis baru sebagai upaya nilai tambah bagi perseroan serta memperdulikan kesejahteraan sosial agar selalu berkomitmen untuk ramah lingkungan dan menerapkan konsep bisnis hijau berkelanjutan.

 

Regard,
Dessy Achieriny

Dessyachieriny@yahoo.com

Twitter: @dessyachieriny

instagram: @dessyachieriny

Jelajahi Wisata Industri Ramah Lingkungan Bersama PT Semen Padang

Tik, tik, tik…. Bunyi lembut hujan yang jatuh dan hadir menemani rangkaian aktifitas ngeblogger dan menelurkan tulisan untuk menjadi pemahaman dan hal baru menikmati sepi, tulisan, kopi arabica dan menscrool kembali beberapa koleksi foto yang mengeksplore keindahan alam di instagram. Ada bulir-bulir harapan untuk menjejakkan kaki ke Sumbar, ketika saya melihat gallery photo AdityaPulun di Puncak Gagoan. Bertepat di Paninggahan. Kab solok. Sumbar, Museum kereta, dan masih banyak lagi lokasi yang patut di jelajahi di sana.

Tuhan selalu punya cara untuk mengetuk usaha tiap-tiap manusia, info tiket gratis wisata Heritage Green Industri Semen Padang merupakan Industri semen pertama dan terhijau di Indonesia yang tak sengaja saya baca ulasannya melalui Komunitas Wegi dengan tujuan destinasi Jam Gadang, Ngarai Sihanok, Great Wall, Museum Bung Hatta, Batik Tanah Liek, Museum Bank Indonesia, PLTA Rasak Bungo, Heritage Industri pabrik Indarung (didirikan 1910), Taman Reklamasi, WHRPG. Butuh satu langkah lagi untuk mengenal lebih dekat dan menyelami. Sebab, bagi para blogger sendiri, tulisan mempunyai ruh yang akan membawa kita menuju ke tempat yang tidak pernah kita duga.

Berkunjung ke sebuah pabrik dan melihat serta mempelajari proses industri pengolahan produk hingga menjadi barang jadi selalu menjadi tempat destinasi menarik yang terekam dalam pundi-pundi ingatan. Saya sempat berkunjung ke Pabrik Panjang di Lampung dari Brand kopi terkemuka sebagai reward yang saya menangkan dari tulisan dibalik secangkir kopi, kemudian melihat bagaimana proses serta cara kerja di dalam pabrik olahan alat-alat rumah tangga dengan bahan baku kayu dan menjadi salah satu destinasi yang menarik sekaligus menjadi salah satu gudang edukasi yang akan saya tumpuk di kepala.

Setiap hal yang berkembang akan mengalami evolusi, termasuk evolusi industri, Pabrik semen pertama milik Semen Padang yang dibangun pada tahun 1910 silam, telah dijadikan sebagai museum. Selain karena kondisi pabrik yang sudah tua dan tidak layak, pembangunan museum ini juga untuk digunakan para pelajar dan mahasiswa sebagai studi proses pembangunan semen. Perlu diketahui, pabrik Semen Padang berada di Desa Indarung Kecamatan Lubuk Kilangan yang berada di ketinggian 200 meter diatas permukaan air laut. Dengan luas tambang kapur sebesar 260 hektar. Selain dipenuhi berbagai tanaman untuk menyaring polusi, di dalam area pabrik ini juga terdapat area padang golf yang memiliki 11 hole.

Museum Pabrik Semen di Semen Padang yang rencananya juga akan diikuti oleh Semen Gresik ini nantinya akan menjadi bagian dari Museum Pabrik Semen yang pernah didirikan sebelumnya, diantaranya adalah Atlas Portland Cement Company Memorial Museum dan Bamberton Historical Society. Dimana akan memberikan ilustrasi pabrik Semen Padang tempo doeloe yang masih menggunakan proses basah dalam pengolahan batu kapur dan bahan-bahan lainnya menjadi semen.

Dan tentunya akan menjadi lebih menarik sekali karena proses pengolahan semen yang demikian sudah ditinggalkan untuk saat ini di PT Semen Padang, dan telah digantikan oleh Proses Kering yang modern dan relatif lebih efisien. Sementara itu juga dapat disaksikan transportasi bahan baku di jaman dulu yang belum menggunakan belt conveyor untuk mengangkut batu kapur dan silika dari Bukit Karang Putih dan Ngalau ke pabrik di Indarung, namun masih menggunakan jaringan kereta gantung yang menambah kesan klasik, sungguh menarik dan unik. Semoga kelak akan menambah edukasi kita mengenai hal ini lebih jauh jika langkah kecil menapak sampai kesana.

Yang tidak kalah menarik juga tentang Metode Waste Heat Recovery Power Generation (WHRPG) merupakan progam lingkungan unggulan PT Semen Padang yang telah diakui dan mendapat banyak penghargaaan salah satunya dalam ajang ASEAN Energy Award di Laos tahun 2014. Saya pikir konsep yang hampir sama seperti CSV “Creating Shared Value” yang merupakan bagian dalam menciptakan suatu produk dengan meraih kesuksesan dalam jangka panjang namun tetap mengusung dan menciptakan manfaat bersama bagi masyarakat dan lingkungan.

Tulisan akan selalu menyiratkan pesan yang mendalam, jika sebuah ingatan dan langkah kaki diijinkan Tuhan untuk mendapatkan serangkaian memorabilia dan dokumentasi yang akan ditampilkan untuk menyusuri sebuah perjalanan dalam jelajah industri ramah lingkungan dan membangkitkan kembali kenangan akan geliat pabrik industri semen pertama di Indonesia ini, yang selalu mengusung Tagline

Kami selalu berbuat sebelum yang lain memikirkannya

Mari Kita Jelajahi Industri Ramah Lingkungan dan jadilah salah satu Laskar Wisata Green Heritage bersama PT. Semen Padang.