Blog Posts

Serupa Aku

Serupa Aku

Serupa Aku Kata itu mengeras dalam makna,  namun melaju kaku, simpul senyum terikat seakan kuat hilang pecah berhamburan.. Bagai kapal yang berlayar terlupa darat, pelabuhan dingin pada diriku tercermin lusuh. Heran. Rusak hati rusak jiwa, petakalah semesta hari. Sukmaku riuh dalam tanya, ada rahasia di balik rahasia. Merambat tengah malam aku masih diperaduan, hujan mengasuhnya dalam dingin. Ingin kutulis rasa dalam sobekan-sobekan daun jati, dialirkan ke semesta hari supaya ia dapat mengerti. Cinta itu apa? Sumpah serapah serupa aku.  Mataku

Continue Reading

Site Footer