Memaafkan Merupakan Bagian Cinta Paling Sederhana

Malam ini, wangi sedap malam memenuhi ruangan. Di luar sana, akan ada banyak pintu yang menemukan wajah-wajah bahagia sanak saudara di musim yang tak saling melukai. Gema suara takbir, harum pelicin baju raya dan desis suara didih masakan bersantan yang berulang kali dihangatkan membuat kita melupakan sejenak banyak hal yang tak perlu. Sebulan penuh kemarin, kita menyukai langkah kaki yang terburu-buru menggelar sajadah di pojok ruangan dekat pendingin ruangan rumah ibadah dan banyak doa yang dipanjatkan paling pelan. Sebulan penuh

Continue Reading

Kalian Hanya Sedang Memilih

Pernikahan itu sama seperti sekolah, tapi untuk membuat kita naik kelas tidak memerlukan pembagian raport. Jika dalam pernikahan dihabiskan hanya mengupas mengenai kesalahan, maka kau hanya belajar mengenai bagaimana caranya bertahan, sibuk mencari pembenaran lalu lupa memahami peran, memahami keadaan, memahami yang seharusnya diperjuangkan dan meninggalkan hal-hal yang tak patut untuk diperjuangkan. Seburuk-buruknya perjalanan hidup tidak ada yang namanya sia-sia. Apalagi perihal yang namanya cinta, di sana tumbuh banyak kenangan yang ditugaskan dari awal menjadi liar dan menjalar setelahnya, menghimpun

Continue Reading

Cara Menikmati Kamu

Tidak hanya pikiran perempuan yang diisi banyak kerumitan. Pikiran lelaki juga bukan perkara yang mudah. Ia seperti rumput liar yang berusaha menaklukkan dan berkuasa. Sedikit memberikan jeda waktu sebentar saja, saya yakin ia bisa merambah kemana-mana. Namun segala yang baik, biasanya selalu menemukan jalan untuk kembali. Sebab Tuhan sudah menakdirkan cinta untuk saling menemukan, begitu yang manusia harapkan. Walau kenyataannya, ada beberapa yang juga ditakdirkan untuk saling melepaskan. Mencintai tidak didasari dari mampu menaklukkan atau menjinakkan seseorang, cinta terkadang membuat

Continue Reading

Menyingkapi UN

Tiap tahun masalah mengenai UN pasti ada pro dan kontra. Kesannya UN itu nakutin banget. Bahkan sempet jadi perbincangan dimana-mana. Komen nyinyir dateng beragam; ah… yang bikin soal aja belum tentu bisa ngerjain, kemudian pada nantangin, UN itu penentu kelulusan… terus kita belajar bertahun-tahun untuk apa? Kemudian ada yang segala minta UN dihapus. Komentar beragam itu sendiri, positifnya tentu memicu banyak pihak untuk berbenah. Sistem sekarang UN justru bukan menjadi penentu kelulusan, penentu kelulusan itu dari US. Sejak awal, saya

Continue Reading

Site Footer